UJI KOMPETENSI BAB 2 PERAKITAN PRODUK
Uji Kompetensi Bab 2 Perakitan Produk
1. Lambang
– lambang terletak dengan arah vertical
pada peta perakitan menunjukkan …..
a. Terjadinya
perubahan proses dan akhir proses
b. Terjadinya
perubahan proses dan perpindahan tempat
c. Tidak
ada perubahan proses dan merupakan akhir proses
d. Tidak
ada perubahan proses dan perpindahan tempat
e. Arah
aliran material.
2. System
stasiun tunggal manual biasanya dipakai oleh perusahaan yang produknya bersifat
…..
a. Kompleks
dan diproduksi dalam jumlah banyak
b. Sederhana
dan diproduksi dalam jumlah banyak
c. Kompleks
dan diproduksi dalam jumlah minimal
d. Sederhana
dan diproduksi dalam jumlah minimal
e. Missal
dan banyak ditunggu pasar
3. Keuntungan
penggunaan system lintasan perakitan manual adalah …..
a. Menghemat
tenaga kerja
b. Adanya
spesialisasi tenaga kerja
c. Biaya
tenaga kerja rendah
d. Adanya
waktu menunggu disatu operator
e. Tenaga
kerja menjadi kurang terampil
4. Bagian
dari keseluruhan pekerjaan dalam proses
perakitan diistilahkan dengan …..
a. Elemen
kerja minimum
b. Elemen
kerja
c. Elemen
kerja maksimum
d. Total
waktu pengerjaan
e. Waktu
siklus
5. Jarak
waktu antar produk yang dapat dihasilkan
pada lintasan merupakan pengertian dari….. a. Waktu proses stasiun kerja
b. Total
waktu pengerjaan
c. Waktu
siklus
d. Elemen
kerja maksimal
e. Efesiensi
perakitan
6. Prinsip
dari metode bobot posisi, yaitu …..
a. Elemen
dengan bobot posisi terbesar diletakkan pada urutan terbawah
b. Elemen
dengan bobot posisi terbesar diletakkan pada urutan tengah
c. Elemen
dengan bobot posisi terbesar diletakkan pada urutan teratas
d. Elemen
dengan beban kerja terbesar diutamakan
e. Elemen
dengan beban kerja terkecil diutamakan
7. Metode
keseimbangan lintasan yang mengurutkan elemen kerja berdasarkan lamanya waktu
operasi adalah …..
a. Larges candidate rule
b. Killbridge
and wester
c. Helgeson
– Birnie
d. Pendekatan
wilayah
e. Pembebanan
berurut
8. Metode
pendekatan wilayah dikembangkan oleh …..
a. W.B.
Helgeson
b. Bedworth
c. Moansoor
d. Killbridge
e. Wester
9. Metode
perakitan terkomputerisasi yang pertama kali dikembangkan oleh General Motors
pada tahun 1967 adalah …..
a. COMSAL
( computer method of sequencing operation for assembly lines)
b. CALB
( computer assembly line balancing)
c. LCR
( largest candidate rule)
d. ALCA
( assembly linecontrol)
e. ALPAACA
( assembly line planning and control)
10. Rasio
waktu perakitan ideal terhadap waktu perakitan sebenarnya disebut …..
a. Efesiensi
perakitan
b. Rancangan
perakitan
c. Kualitas
perakitan
d. Produktivitas
perakitan
e. Presentasi
perakitan
11. Proses
perakitan dapat dibedakan menjadi dua
macam bila ditinjau dari segi jenis produknya, yaitu …..
a. Produk
tunggal dan produk massal
b. Produk
tunggal dan produk missal
c. Produk
konsumen dan produk pribadi
d. Produk
manufaktur dan produk pabrikasi
e. Produk
elektronik dan produk otomotif
12. Proses
menyatukan dua komponen atau lebih menjadi bentuk akhir produk dinamakan …..
a. Merakit
b. Menyambung
c. Meramu
d. Menyusun
e. Mendesain
13. Berikut
yang bukan merupakan prinsip proses perakitan, yaitu…..
a. Pasangkan
semua bagian komponen menjadi suatu produk
b. Proses
pengencangan
c. Pemberian
nama label
d. Proses
inspeksi dan pengujian fungsional
e. Proses
standarisasi dan evaluasi produk
14. Metode
perakitan antar komponen dengan langkah yang berurutan , yaitu …..
a. Keseimbangan
b. Cascade
c. Knock
down
d. Perakitan
dengan pemilihan
e. Perakitan
dapat ditukar – tukar
15. Proses
penyambungan komponen pada metode keseimbangan
menggunakan…..
a. Riveting
b. Jug
screw
c. Spot
welding
d. Press
fits
e. Threaded
fasteners
16. Pada
metode perakitan individual proses pemasangan komponen dilakukan secara …..
a. Bersamaan
dan acak
b. Berurutan
sesuai dengan pasangannya
c. Acak
tanpa urutan
d. Sesuai
dengan ukurannya
e. Sendiri
– sendiri tanpa memperhatikan pasangannya
17. Metode
perakitan yang semua komponennya dibuat secara missal dan menurut standar
tertentu adalah …..
a. Perakitan
dengan pemilihan
b. Perakitan
secara individual
c. Perakitan
yang dapat ditukar – tukar
d. Perakitan
cascade
e. Perakitan
knock down
18. Pada
teknik perakitan threaded fasteners komponen dirakit dengan menggunakan ….
a. Sekrup
b. Las
c. Spot
welding
d. Penyoderan
e. Brazing
19. Suhu
yang dibutuhkan untuk mencairkan logam pengisi sambungan pada proses brazing,
yaitu …oC
a. 150
b. 250
c. 300
d. 350
e. 450
20. Berikut
ini yang bukan merupakan kegunaan dari peta prose perakitan adalah …..
a. Mengidentifikasi
kualitas produk rakitan
b. Mengetahui
aliran bahan
c. Mengetahui
jumlah kegiatan yang dialami oleh bahan
d. Alat
analisis untuk mengidentifikasi tempat yang tidak efisien
e. Alat
untuk memperbaiki tata letak dan metode kerja
Jawablah
pertanyaan - pertanyaan dibawah ini
dengan benar !
1.
Apakah definisi dari perakitan ?
2.
Sebutkan macam – macam metode perakitan ditinjau
dari aspek penyambungan komponennya !
3.
Uraikan yang dimaksud dengan rancangan
perakitan !
4.
Mengapa jenis bahan dari komponen sangat
berpengaruh dalam proses perakitan
5.
Metode bongkar pasang atau istilah yang lebih
populernya adalah knock down merupakan metode yang banyak digunakan untuk
perakitan, tujuan dari metode bongkar pasang ini adalah….

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusJawabannyah mana nih....?
BalasHapusJawabannya mana
BalasHapusJawabannya mna bosQ
BalasHapusButu dengan jawabannya
BalasHapusJawabannya dongg ka
BalasHapusJawabannya dongg ka
BalasHapusJawaban nya mana
BalasHapusGOBLOK
BalasHapusJawabanya mna boss
BalasHapusJawabanya mana woii dan penjelasan
BalasHapusJawabannya mana?
BalasHapusJawabanya mana
BalasHapusJawab sendiri:v
BalasHapusPemalsuan
BalasHapusJawabannya mana
BalasHapusJawabannya mana
BalasHapusMameh kia jawabannya gak ada
BalasHapus